Mengapa kaca pecah dengan sendirinya? Walaupun kelihatannya seperti itu, biasanya ada alasannya. Dalam teks ini, kami menjelaskan satu penyebab penting — pecahnya kaca termal — dan cara mengurangi risikonya.
Jika kaca pecah tanpa dampak yang terlihat, orang biasanya mengatakan bahwa kaca tersebut pecah “dengan sendirinya”.
Namun kaca hampir tidak pernah pecah tanpa sebab. Salah satu kemungkinan penyebabnya adalah pecahan termal pada kaca, yang terjadi ketika bagian berbeda pada permukaan kaca yang sama dipanaskan secara tidak merata.
Hal ini tidak hanya terjadi pada saat pengangkutan atau penyimpanan. Rekahan termal juga dapat terjadi kemudian, ketika kaca sudah dipasang di jendela, pintu atau batu luncur besar.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan risiko dan bagaimana kemungkinan kerusakan dapat dikurangi melalui penggunaan yang tepat.
Apa sebenarnya fraktur termal itu?
Kaca, seperti kebanyakan bahan lainnya, memuai jika dipanaskan dan menyusut jika didinginkan.
Masalah muncul ketika satu bagian kaca menjadi sangat panas, sedangkan bagian lainnya tetap lebih dingin. Bagian kaca yang hangat berusaha mengembang, tetapi bagian kaca yang lebih dingin menghalanginya. Dengan demikian, tekanan internal tercipta di dalam kaca.
Jika tegangan lebih besar dari tahanannya, kaca dapat retak.
Retakan biasanya dimulai dari bagian pinggir, karena bagian pinggir kaca merupakan bagian yang paling sensitif, kemudian menjalar ke tengah.
Oleh karena itu, sekilas tampak seolah-olah tidak ada alasan untuk melakukan penembakan. Tidak ada benturan, tidak ada batu, tidak ada kerusakan yang terlihat. Namun, kaca tersebut sebelumnya terkena perbedaan suhu yang besar.
Masalah terbesar bukanlah suhu tinggi, tetapi pemanasan yang tidak merata

Gambar 2 - Batas tajam antara matahari dan bayangan menciptakan perbedaan suhu
Kaca sering dianggap dapat retak secara termal hanya jika suhu di luar 35 atau 40 derajat.
Itu tidak sepenuhnya benar.
Yang jauh lebih penting adalah perbedaan suhu antara masing-masing bagian pada permukaan kaca yang sama.
Misalnya, satu bagian kaca bisa terkena sinar matahari langsung selama berjam-jam, sedangkan bagian lainnya tetap berada di bawah naungan kanopi, buta, dinding atau selempang kaca lainnya.
Bagian yang terkena sinar matahari memanas dan mengembang, sedangkan bagian yang teduh tetap dingin. Perbedaan inilah yang menimbulkan ketegangan.
Oleh karena itu, kerusakan akibat panas dapat terjadi bahkan selama musim dingin atau musim semi yang cerah. Gelas bisa menjadi sangat dingin setelah malam hari, lalu sinar matahari pagi tiba-tiba memanaskannya hanya di satu bagian.
Kaca, sederhananya, tidak peduli musim apa pun. Yang penting adalah seberapa cepat dan tidak merata perubahan suhunya.
Sumber ahli, seperti Pilkington Thermal Risk Guidance, menegaskan bahwa perbedaan suhu antara bagian-bagian permukaan kaca yang samalah yang menentukan, bukan hanya suhu luar.
Perawatan khusus pada dinding kaca geser

Gambar 3 - Panas dapat tertahan di antara sayap geser yang terlipat
Batu geser besar sangat populer saat ini karena memberikan banyak cahaya, pemandangan indah, dan perasaan lebih luas.
Namun, karena luas permukaan kaca yang besar dan cara pembukaannya, kaca harus digunakan dengan benar, terutama pada hari yang cerah dan hangat.
Pada batu luncur, salah satu sayap sering bergerak di depan atau di belakang sayap lainnya saat membuka. Jadi, dua permukaan kaca saling tumpang tindih sebagian atau seluruhnya.
Jika sayap tetap berada pada posisi tersebut dalam waktu lama di bawah sinar matahari langsung, sejumlah besar panas dapat terperangkap di antara keduanya.
Sinar matahari memanaskan kedua permukaan kaca, sementara jarak di antara keduanya sempit dan seringkali aliran udara tidak cukup untuk melepaskan panas dengan cepat.
Ruang tersebut kemudian dapat bertindak seperti ruang kaca kecil di mana suhu meningkat lebih dari yang kita perkirakan berdasarkan suhu luar saja.
Pada saat yang sama, bagian kaca yang ditutupi sayap lain dapat memiliki suhu yang berbeda dibandingkan bagian yang terkena sinar matahari langsung.
Hal ini menghasilkan kombinasi dua efek buruk:
- panas terperangkap di antara sayap yang terlipat;
- bagian kaca yang berbeda dipanaskan secara tidak merata.
Dalam keadaan seperti ini, gangguan termal dapat terjadi.
Apakah kacanya benar-benar pecah karena selempang gesernya dibiarkan terbuka?
Bisa, apalagi jika sayapnya dilipat dalam waktu lama di bawah terik sinar matahari langsung.
Tentu saja, ini tidak berarti bahwa setiap slide akan pecah begitu dibuka. Sejumlah faktor mempengaruhi risiko:
- jenis kaca;
- ukuran permukaan kaca;
- komposisi paket isolasi termal;
- jenis lapisan pada kaca;
- kualitas pemrosesan tepi;
- lokasi objek;
- sisi dunia yang menghadap kaca;
- intensitas radiasi matahari;
- durasi paparan;
- kemungkinan aliran udara di antara sayap;
- adanya kerai, gorden, kanopi dan sumber peneduh lainnya.
Risikonya paling besar bila selempang kaca besar terlipat seluruhnya atau sebagian, bila terkena sinar matahari yang terik, dan bila panas di antara keduanya tidak dapat keluar.
Oleh karena itu, pada hari yang sangat cerah, sayap geser tidak disarankan untuk tetap dalam posisi terlipat selama berjam-jam.
Jika tidak diperlukan, yang terbaik adalah mengembalikan sayap ke posisi tertutup atau meletakkannya sedemikian rupa untuk menghindari tumpang tindih kedua permukaan kaca dalam jangka panjang di bawah sinar matahari.
Apa lagi yang dapat menyebabkan tekanan termal?
Batu yang tergelincir bukan satu-satunya kasus yang menyebabkan pemanasan kaca tidak merata.
Masalah serupa dapat muncul pada jendela biasa, pintu balkon, dan permukaan kaca tetap.
Tirai diturunkan sebagian

Gambar 4 – Tirai semi-turun hanya dapat mengarsir satu bagian kaca
Salah satu contoh yang sering terjadi adalah tirai yang diturunkan hanya setengah jalan menuju jendela.
Kemudian salah satu bagian kaca dinaungi seluruhnya, sedangkan bagian lainnya langsung terkena sinar matahari. Perbedaan suhu yang besar dapat terjadi antara kedua bagian tersebut.
Hal ini tidak berarti bahwa tirai tidak boleh digunakan. Sebaliknya, pelindung sinar matahari eksternal sangat berguna karena mencegah banyak panas matahari masuk ke dalam ruangan.
Meskipun demikian, pada saat radiasi matahari kuat, sebaiknya hindari agar orang buta tetap berada dalam posisi dalam waktu lama sehingga bayangan tajam hanya menutupi satu bagian kaca saja.
Bayangan yang merata lebih baik dibandingkan situasi dimana separuh gelas sangat hangat dan separuh lagi dingin.
Gorden dan kerai dalam tepat di sebelah kaca
Tirai tebal, roller blind, dan tirai bagian dalam dapat memerangkap panas di antara keduanya dan kaca.
Sinar matahari menembus kaca, memanaskan ruang di belakangnya, namun panasnya tidak bisa dilepaskan dengan mudah karena adanya tirai.
Risiko lebih besar bila tirai sangat dekat dengan kaca dan hanya menutupi satu bagian saja.
Oleh karena itu, disarankan untuk memberikan ruang yang cukup antara kaca dan pelindung matahari bagian dalam, sehingga udara dapat bersirkulasi secara normal.
Furnitur dan benda gelap dengan kaca
Permukaan kaca yang besar seringkali turun hampir ke lantai, sehingga sofa, kursi berlengan, kotak, bantal atau benda lain diletakkan di sebelahnya.
Benda gelap menyerap energi matahari dan juga dapat memanaskan ruangan di sebelah kaca.
Jika benda berada sangat dekat dengan permukaan, bagian kaca di belakangnya dapat memiliki suhu yang berbeda secara signifikan dibandingkan bagian lainnya.
Oleh karena itu, tidak baik menyandarkan furnitur, kotak, bantal berwarna gelap, atau benda besar lainnya langsung di atas kaca yang terkena sinar matahari.
Foil, stiker dan poster
Pengaplikasian foil, stiker iklan, poster, dan dekorasi lainnya selanjutnya juga dapat mengubah cara kaca menyerap dan melepaskan panas.
Masalah khusus muncul jika hanya satu bagian kaca yang tertutup.
Bagian tersebut dapat memanas secara berbeda dibandingkan permukaan lainnya, terutama jika lapisan foilnya berwarna gelap atau sangat menyerap energi matahari.
Tidak semua foil cocok untuk setiap kaca isolasi termal.
Sebelum memasang foil, terutama pada kaca dua atau tiga lapis, perlu diperiksa apakah produk tertentu dirancang untuk jenis kaca tersebut.
Pemanas, radiator, dan sumber panas lainnya

Gambar 5 - Sumber panas lokal tidak boleh diletakkan langsung di sebelah kaca
Kaca tidak boleh terkena sumber panas lokal yang kuat.
Pemanas, radiator, radiator, reflektor atau pembuangan udara panas hanya dapat memanaskan satu bagian permukaan kaca.
Meskipun bagian tersebut memanas dengan cepat, bagian kaca lainnya tetap dingin, sehingga menimbulkan tekanan tambahan.
Hal yang sama berlaku untuk pendinginan mendadak.
Misalnya, gelas yang sangat panas tidak boleh dituangkan dengan air es, gelas yang sangat dingin juga tidak boleh dibersihkan dengan air panas atau uap.
Untuk mencuci, sebaiknya gunakan air bersuhu sedang dan hindari perubahan suhu mendadak.
Bayangan kanopi, balkon atau bangunan di sekitarnya
Pemanasan yang tidak merata tidak harus hanya disebabkan oleh tirai dan kerai.
Batas tajam antara matahari dan bayangan dapat dibuat dengan cara:
- kanopi;
- balkon;
- berpalang dalam;
- pagar;
- bagian dari fasad;
- kanopi pohon;
- bangunan tetangga;
- benda diletakkan di depan jendela.
Saat matahari bergerak di siang hari, begitu pula bayangan di kaca.
Pada saat tertentu salah satu bagian kaca bisa menjadi sangat panas, sedangkan bagian lainnya masih dalam naungan.
Apakah semua kacamata sama sensitifnya?
Mereka tidak.
Kaca yang ditemper dan diperkuat secara termal memiliki ketahanan yang lebih besar terhadap perbedaan suhu dibandingkan kaca non-temper biasa.
Itulah sebabnya kaca seperti ini digunakan di tempat yang diperkirakan akan menerima beban termal atau mekanis yang lebih tinggi.
Namun, kaca tempered pun tidak bisa dihancurkan.
Dapat retak karena benturan kuat, tepi rusak, pemasangan tidak tepat, beban mekanis berat, atau alasan lainnya.
Keuntungannya adalah lebih tahan, dan jika pecah, ia akan pecah menjadi beberapa bagian kecil sehingga mengurangi risiko cedera serius.
Penting juga untuk diketahui bahwa kaca laminasi tidak secara otomatis tahan terhadap kerusakan akibat panas.
Jika kaca laminasi terbuat dari dua lembar kaca yang tidak ditemper, salah satunya masih dapat retak karena tekanan termal. Lapisan foil di antara kaca membantu bagian-bagian tersebut tetap terhubung setelah retak dan tidak berantakan.
Oleh karena itu, pemilihan kaca harus sudah dilakukan pada saat desain, sesuai dengan ukuran, posisi, sisi dunia dan cara penggunaan yang diharapkan.
Seperti apa retakan termal itu?
Retakan termal sering kali dimulai di tepi kaca dan pertama kali memasuki permukaan pada sudut siku-siku.
Nanti bisa berubah arah, bercabang atau berlanjut ke tengah.
Namun berdasarkan penampilannya saja, tidak selalu bisa diketahui secara pasti penyebab keretakan.
Retakan juga dapat terjadi karena benturan, kerusakan tepi sebelumnya, tekanan struktur, atau pemasangan yang tidak tepat.
Oleh karena itu, untuk penilaian yang andal, sebaiknya kaca diperiksa oleh ahlinya.
Apa yang harus dilakukan jika kacanya pecah?
Jika terjadi retakan, jangan langsung mencoba melepas atau memindahkan kaca.
Pertama, sediakan tempat agar orang, khususnya anak-anak, tidak mendekatinya.
Jangan menyentuh bagian tepi yang tajam dengan tangan kosong dan jangan mencoba melepaskan sendiri bagian yang besar atau tidak stabil.
Berguna untuk mengambil foto:
- seluruh konstruksi kaca;
- tempat retakan dimulai;
- posisi sayap geser;
- posisi tirai dan gorden;
- barang-barang yang berada di sebelah kaca;
- bayangan yang jatuh di permukaan pada saat itu.
Foto-foto tersebut bisa sangat membantu dalam menentukan kemungkinan penyebabnya.
Penyimpanan yang tepat sebelum pemasangan

Gambar 6 - Kaca insulasi termal disimpan dalam posisi tegak, stabil, dan terhindar dari sinar matahari langsung
Risiko kerusakan akibat panas sudah ada bahkan sebelum kaca dipasang.
Selama bulan-bulan musim panas, perhatian khusus harus diberikan pada di mana dan bagaimana kaca isolasi termal disimpan.
Paket kaca tidak boleh dibiarkan terkena sinar matahari langsung, terutama jika panel-panel tersebut ditumpuk rapat dan ditutup dengan kertas transparan.
Film transparan tidak mewakili perlindungan yang andal dari sinar matahari. Dalam beberapa kasus, ia juga dapat menahan panas dan menciptakan efek seperti rumah kaca.
Panel luar kemasan dapat memanas lebih cepat dibandingkan panel dalam, sementara panas terperangkap di antara panel. Hal ini menciptakan perbedaan suhu yang besar dan tekanan tambahan.
Oleh karena itu, kacamata harus:
- simpan di tempat yang tertutup dan kering;
- melindungi dari radiasi matahari langsung;
- jauhkan dari pemanas dan sumber panas lainnya;
- simpan tegak pada penyangga yang sesuai dan stabil;
- melindungi dari benturan dan kerusakan tepi;
- tutup agar ada aliran udara di bawah penutup;
- sebelum pemasangan, sesuaikan secara bertahap dengan kondisi ruangan.
Jika terdapat perbedaan besar antara suhu penyimpanan dan suhu di tempat pemasangan, struktur harus dibiarkan mengeras secara bertahap.
Perubahan suhu mendadak harus dihindari.
Aturan paling penting dalam penggunaan sehari-hari
Sebagian besar masalah dapat dihindari dengan beberapa kebiasaan sederhana.
Saat terik matahari, jangan biarkan sayap kaca geser terlipat satu sama lain selama berjam-jam.
Hindari kerai dan kerai berlama-lama pada posisi di mana hanya satu bagian kaca saja yang berada di bawah naungan.
Beri ruang yang cukup antara kaca dan tirai agar udara dapat bersirkulasi.
Jangan letakkan benda, kotak, furnitur, dan bantal berwarna gelap langsung di atas permukaan kaca yang terkena sinar matahari.
Jangan menempelkan film yang belum teruji dan stiker berwarna gelap pada kaca.
Jauhkan pemanas, reflektor, dan sumber panas kuat lainnya pada jarak yang cukup.
Jangan tiba-tiba mendinginkan gelas yang dipanaskan dengan air yang sangat dingin.
Jika Anda melihat kerusakan pada bagian tepi, benturan, atau awal retakan, hubungi produsen atau profesional.
Kesimpulan
Kaca isolasi termal modern dirancang untuk tahan terhadap sinar matahari, hujan, angin, dan perubahan musim selama bertahun-tahun.
Namun, kaca berkualitas pun tidak tahan terhadap segala situasi.
Masalah terbesar bukan hanya suhu tinggi, namun kenyataan bahwa bagian-bagian berbeda dari permukaan kaca yang sama dapat dipanaskan dengan kecepatan berbeda.
Oleh karena itu, perhatian khusus harus diberikan pada bebatuan besar yang meluncur, sayap terlipat, tirai yang diturunkan sebagian, tirai di samping kaca, film yang kemudian dipasang, sumber panas lokal, dan benda-benda yang mencegah pendinginan normal permukaan.
Patah termal sering kali terlihat seperti kaca pecah tanpa alasan.
Alasannya paling sering ada.
Kabar baiknya adalah dengan penyimpanan yang tepat, pemilihan gelas yang tepat, dan beberapa kebiasaan sederhana, risiko ini dapat dikurangi secara signifikan.
Merencanakan pertukangan baru? Lihatlah jendela kayu-aluminium dan pintu geser kayu-aluminium, atau kirim pertanyaan kepada kami untuk saran dan penawaran harga.