Peringatan Penting: Ini adalah teks arsip historis, bukan perhitungan mesin saat ini, penilaian risiko, atau manual pengoperasian. Jumlah putaran, langkah, perpindahan, gaya, koefisien, dan nilai tabel harus diperiksa sesuai dengan peraturan yang berlaku, dokumentasi pabrikan, dan kondisi produksi tertentu.

Teks ini bukan penawaran mesin atau dokumentasi layanan Savo Kusić. Penawaran saat ini difokuskan pada jendela, pintu dan solusi terkait.

Jumlah putaran dan ukuran kayuhan

Jumlah putaran poros menentukan besar kecilnya produktivitas gater. Semakin tinggi jumlah putarannya maka semakin tinggi pula produktivitasnya pada ukuran langkah gaiter yang sama. Namun, tanpa perhitungan sebelumnya, jumlah putaran poros tidak boleh ditambah, karena hal ini akan menyebabkan peningkatan besar gaya inersia vertikal, yang dapat menyebabkan kegagalan gerbang. Jumlah putaran poros berkisar dari 200 hingga 350 per menit pada penjaga gerbang modern. Rangka dengan gergaji yang dikencangkan bergerak ke atas dan ke bawah dan dengan cara ini batang kayu dipotong. Jarak yang ditempuh bingkai gater dari posisi terendah ke posisi tertinggi disebut ukuran pukulan gatter.

Besarnya pukulan mempengaruhi produktivitas penjaga gerbang. Dengan bertambahnya langkah, dengan jumlah putaran yang sama, produktivitas gater meningkat. Ukuran guratan hanya dapat diperbesar jika telah dilakukan perhitungan terlebih dahulu.

Langkah - perpindahan adalah pergerakan kayu gelondongan selama satu putaran penuh poros gerbang. Besarnya langkah berdasarkan daya motor penggerak dapat ditentukan dengan rumus:

Perpindahan Log dan Pola Historis

Δ = 140N / Σhn mm dimana Δ adalah tinggi nada balok atau balok selama satu putaran penuh poros gerbang, mm; N - tenaga motor k x s; Σh - jumlah tinggi potongan di tengah panjang batang kayu; h - jumlah tinggi potongan di tengah panjang batang kayu, m; n - jumlah putaran poros gerbang, min.

Jumlah tinggi potongan dapat dihitung dengan rumus Σh = α x dsr x z, dimana α adalah koefisien yang mencirikan rata-rata tinggi potongan dan diambil 0,65 - 0,80 saat menebang kayu gelondongan. Ketika balok dipotong, koefisien ini sama dengan satu; dsr- diameter di tengah batang kayu; z - jumlah gergaji yang dikencangkan pada rangka.

Untuk memotong kayu ek, ukuran offsetnya adalah 60%, untuk larch - 85%, untuk beech - 70%, untuk birch - 80% dari offset untuk pinus dan cemara diberikan dalam tabel 1.

Data tabel untuk gerbang vertikal

Tabel 1: Data pada gerbang vertikal dengan guratan 500 mm saat menebang pinus dan cemara
D 10-12 13-14 15-16 17-18 19-20 21-22 23-24 25-26 27-28 29-30 31-32 33-34 35-36 37-38 39-40 41-44 45-48
α
0 33 33 31 28 26 24 22 20 19 17 16 15 14 13 12 12 11
100 32 29 26 25 23 20 19 17 16 15 14 13 12 12 11
120 30 27 26 24 21 19 17 16 15 14 13 12 12 11
140 28 26 24 22 20 17 16 15 14 13 12 12 11
160 27 24 23 21 18 17 16 15 14 13 12 11
180 25 24 22 19 17 16 15 14 13 12 11
200 24 23 20 18 16 15 14 13 13 11
220 24 21 19 17 15 15 13 13 11
240 22 20 18 16 15 14 13 11
260 21 19 17 16 14 14 12
280 21 18 16 15 14 12
300 20 16 16 15 12